Roh Itu Penurut Tapi Daging Lemah

peperangan kita

search
top

Roh Itu Penurut Tapi Daging Lemah

Minggu kemarin saya mendengar dari Pdt. Alex Leo tentang roh itu penurut tapi daging lemah. Bahwa peperangan kita bukan melawan darah dan daging tapi melawan roh-roh jahat dan pemerintah-pemerintah di udara.

Kalau kita mau menang maka seperti tentara, kita harus ter fokus pada komandan kita. Tapi ditengah peperangan terkadang bahkan sering kita suka menjadi tidak fokus pada komandan kita. Dalam hal ini secara rohani adalah Tuhan Yesus Kristus. Ada beberapa hal yang membuat kita tidak fokus yaitu :

- Kita disibukkan dan terlalu peduli dengan masalah kita

Ini membuat kita lebih sering mengeluh dan orang yang fokus pada masalah itu lebih sering tidak

suka berdoa, malas, pasrah pada nasib. Itu adalah pekerjaan daging dan jiwa kita. Keadaan itu membuat daging dan jiwa kita tertekan dan mengirimkan sinyal palsu ke pikiran kita untuk tidak berdoa, malas, dll. Padahal pada saat seperti itulah kita harus lebih banyak berdoa. Oya, mengenai sinyal palsu itu, contohnya seperti misalnya biasanya kita berlari dlm 1 hari 10 menit, maka tubuh kita akan terbiasa dgn 10 menit tersebut.

Besoknya jika kita berlari lagi maka sebelum mendekati 10 menit pasti kita sudah ter-engah-engah. Tapi coba jika kita katakan bahwa saya bisa lebih dari 10 menit dan kita coba bertahan maka biasanya kita akan lari lebih dari itu. Demikian juga ketika kita berdoa atau saat teduh setiap hari pasti ada rasa malas yang luar biasa itu adalah sinyal palsu dari tubuh dan jiwa kita karena sebenarnya kita sangat membutuhkan untuk berdoa apalagi ketika kita sedang dalam persoalan justru harus lebih sering berdoa tapi biasanya tubuh dan jiwa kita tidak akan menurut dan ini adalah tugas kita memerintahkan tubuh dan jiwa kita untuk berdoa sama seperti ketika Raja Daud dalam mazmur yang memerintahkan seperti ini ” Hai jiwaku pujilah Tuhan justru pada saat dia lagi tertekan karena dikejar-kejar oleh Saul.

Cobalah :

ketika sedang sakit paksakan diri anda untuk berdoa bagi mereka yang sakit

ketika sedang malas paksakan diri anda berkunjung ke orang lain dan berceritalah tentang Tuhan

ketika sedang tidak punya uang paksakan diri anda untuk memberi lebih

ketika sedang malas berdoa paksakan diri anda justru lebih banyak berdoa

karena pada saat kita malas, sakit, dsb justru pada itulah kita semakin harus dekat dengan Tuhan

- Kita di butakan oleh berkat yang Tuhan berikan

Pengalaman menunjukkan banyak anak Tuhan jatuh justru pada saat dia lagi diberkati atau merasa makmur atau mapan bukan pada saat lagi punya masalah. contoh lebih banyak kemerosotan rohani terjadi di Negara maju bukan negara miskin.

Memang iblis akan berusaha untuk menghalangi berkat buat kita dari Tuhan. Tapi jika iblis merasa tidak mampu maka dia justru akan berbalik mendorong kita menerima berkat itu, menikmatinya dan terus-terus-terus sampai suatu saat kita lupa diri. Seolah-olah sedang melayani Tuhan padahal tidak. Kita bisa cek keadaan kita sehari-hari.

- Apakah dengan berkat ini membuat kita semakin dekat dengan Tuhan?

- Apakah dengan berkat (bisa pekerjaan, bisnis yg bagus, jodoh, dll) membuat pikiran kita

masih terus memandang Tuhan Yesus sebagai pemberi berkat? atau justru menjadi semakin

malas berdoa, memberkati dll karena pikiran dan hati kita (tubuh dan jiwa kita) hanya terfokus

pada pekerjaan, bisnis, berkat, atau bahkan pada pelayanan kita.

Hallo, teman-teman renungkan lah hal ini karena sangat penting. Ini juga terjadi pada kami maka itu kami tulis sebagai peringatan untuk kami dan teman-teman yang lain. Thanks.

Tuhan Yesus memberkati.

Incoming search terms for the article:

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

top