APA YANG DIANGGAP BERHARGA OLEH KITA ?

APA YANG DIANGGAP BERHARGA OLEH KITA ?

Beberapa waktu yang lalu  akhir bulan Desember 2009 saya mendapatkan pelajaran berharga dari Pdt. Eko di gereja. Dan sampai hari ini tidak bisa saya lupakan dan tentu saya berharap memang terus menjadi rhema dalam hati dan membuahkan hasil dalam tindakan.

Ceritanya begini : Sebenarnya ada 5 bagian tapi saya hanya bisa menangkap 1Lapan: Badai Matahari Terjadi Antara 2012-2015. Lanjut Baca Disini ... ». Pak Eko mengajarkan tentang wanita yang mengurapi / mencuci kakiPuji Tuhan: Tanpa Disadari Benjolan di Kaki Anak Saya Pulih. Lanjut Baca Disini ... » Tuhan YesusKesaksian Berjumpa Secara Pribadi Dengan Tuhan Yesus. Lanjut Baca Disini ... » dengan minyak yang sangat mahal. Dan namanya tercatat dalam alkitabTuhan Yesus membukakan hal yang tak pernah terpikirkan. Lanjut Baca Disini ... » sebagai penghargaan TuhanPrioritas Utama ? Tuhan .... Lanjut Baca Disini ... » YesusKata Yesus: Biarkanlah Anak-Anak Itu Datang Kepadaku. Lanjut Baca Disini ... » atas perbuatannya yang baik. Lalu apa hubungannya dengan saya dan kita semua?

Terjemahan saya kurang lebih seperti ini :

Wanita ini menggambarkan kita semua dan dia melakukan sesuatu diluar dari kebiasaan orang lain yaitu menghabiskan uangnya yang mungkin dia dapat dan kumpulkan dari hasil bekerja selama kurang lebih 1 tahun untuk membeli minyak dan anehnya ini bukan di pakai untuk dirinya sendiri sebagai pewangi tapi justru untuk mencuci kaki dari Tuhan Yesus. Sehingga banyak orang di sekitarnya menegur, kenapa dia lakukan hal yang sangat bodoh itu (saya yakin kita semua juga akan berkata demikian).

Tapi berbeda dengan Tuhan Yesus. Ternyata Dia tidak menegur perempuan (MariaProses dari Tuhan itu sangat berharga. Lanjut Baca Disini ... ») ini malah memujinya dengan sangat (buktinya nama dan perbuatan perempuan ini tercatat dalam alkitab sepanjang masa). Dari peristiwa ini saya menangkap INTI dari pelayanan dan pemberian kita kepada Tuhan Yesus bahwa :

“APA YANG DIANGGAP BERHARGA OLEH KITA dan MAU KITA PERSEMBAHKAN UNTUK TUHAN maka AKAN DIANGGAP BERHARGA ATAU BERNILAI JUGA OLEH TUHAN” sebaliknya

“APA YANG DIANGGAP TIDAK BERHARGA OLEH KITA dan MAU KITA PERSEMBAHKAN UNTUK TUHAN maka AKAN DIANGGAP TIDAK ATAU KURANG BERHARGA ATAU KURANG BERNILAI JUGA OLEH TUHAN”

Sejak mendengar Firman ini, saya mencoba hidup seperti itu walaupun masih banyak sekali kekurangan.

Contoh :

Ketika beberapa waktu lalu tiba saatnya memberikan persembahan untuk pembangunan gereja, saya benar-benar sudah tidak punya uang lagi di dompet ataupun di Bank. Hanya tertinggal uang Rp. 50.000 dan beberapa seribuan yang tentu harus saya simpan. Tadinya saya hanya mau memberiTetap Memberi Walaupun Kita Tidak Mempunyai Cukup Uang. Lanjut Baca Disini ... » ribuan saja tapi karena teringat akan Firman diatas, saya mencoba memberi yang saya anggap berharga (pada saat itu uang ini kelihatan kecilSetia Dalam Perkara Kecil, Dipercayakan Perkara Yang Besar. Lanjut Baca Disini ... » buat orang lain tapi buat saya sangat BERHARGA).

Ingat ini :

“APA YANG DIANGGAP BERHARGA OLEH KITA dan MAU KITA PERSEMBAHKAN UNTUK TUHAN maka AKAN DIANGGAP BERHARGA ATAU BERNILAI JUGA OLEH TUHAN”

Dan memang saya pulang seperti biasa, dan tidak terjadi hal yang luar biasa. Hal itu sudah saya lupakan dan tanpa disangka saya mendapat order besar dari cetakan yang untungnya ribuan persen dari uang yang saya persembahkan. HEBAT kan?

Tidak hanya itu, dalam waktu berdoa saat teduh pun saya diingatkan dengan Firman ini :

“APA YANG DIANGGAP BERHARGA OLEH KITA dan MAU KITA PERSEMBAHKAN UNTUK TUHAN maka AKAN DIANGGAP BERHARGA ATAU BERNILAI JUGA OLEH TUHAN”

Jadi waktu Tuhan bangunkan saya pagi-pagi sekali. Kadang jam 3 atau jam 4 tidak menentu. Itu saat dimana saya ngantuk luar biasa karena tidak biasa bangun dan berdoa di jam-jam tersebut. Tapi saya ingat lagi akan Firman ini :

“APA YANG DIANGGAP BERHARGA OLEH KITA dan MAU KITA PERSEMBAHKAN UNTUK TUHAN maka AKAN DIANGGAP BERHARGA ATAU BERNILAI JUGA OLEH TUHAN”

Maka saya bangun dan berdoa.

Seandainya saya menolak bangun dan berdoa dengan alasan…nanti saja Tuhan kalau sudah waktunya bangun jam 6 misalnya atau setelah selesai semua kerjaan. Ingat ini :

“APA YANG DIANGGAP TIDAK BERHARGA OLEH KITA dan MAU KITA PERSEMBAHKAN UNTUK TUHAN maka AKAN DIANGGAP TIDAK ATAU KURANG BERHARGA ATAU KURANG BERNILAI JUGA OLEH TUHAN”

Hasilnya … upah ku besar di SURGA.

Suka? Share Artikel ini ...

Ingin Dapatkan Update Terbaru ILoveYouGod.net ?

Kami menghormati dan menghargai PRIVACY Anda.

Comments

  1. Jimmy Zoom says:

    Luar Biasa
    ini logos yg sudah menjadi wahyu

    semoga bisa meningkat jadi Rhema dalam kehidupan sehari2 walo saat ini masi sukar bagi saya sejujurnya ..

    Thanks God Bless u so much

  2. Jimmy Adolf Markus Ratupa says:

    Kesaksian yang luar biasa..“APA YANG DIANGGAP BERHARGA OLEH KITA dan MAU KITA PERSEMBAHKAN UNTUK TUHAN maka AKAN DIANGGAP BERHARGA ATAU BERNILAI JUGA OLEH TUHAN”….namun Tuhan selalu menganggap berharga setiap bagian kecil dari hidup qt yang sudah kita lakukan…Amien.

Speak Your Mind

*

Rekomendasi Untuk Andaclose